Masih Ingat Imaginary Friends Kamu Wujudnya Apa?
Waktu masih bocil, inget gak kalau kamu pernah punya imaginary friends yang nemenin aktivitas sehari-hari kamu dari pagi sampai malam?
Sebagai seorang introvert, punya imaginary friends ngebantu banget sih buat menghabiskan waktu luang karena anak-anak kaya kita gini jarang banget main bareng real friends 🥲
Nah kurang lebihnya nih, fenomena imaginary friends menginspirasi video game STUFFED. Kita bakal ngebantu owner kita nih buat tertidur nyenyak.
Welcome to STUFFED. Kalau kamu lagi cari game co-op shooter yang punya gameplay simple tapi bisa ngasih kamu pengalaman shooter seru berjam-jam bareng temen kamu, game ini bisa jadi masuk library Steam kamu berikutnya.
Secara tematik, STUFFED menyajikan genre horror-comedy yang punya tampilan visual cukup unyu yang jarang Aku temui pada game shooter.
STUFFED membawa kita masuk ke dunia mimpi seorang gadis kecil. Kita akan menjelma menjadi boneka beruang yang bertugas melindungi pintu kamar si gadis kecil dari mainan-mainan yang kerasukan dan monster-monster bayangan. Absurd tapi lucu juga.
Disclaimer
Pada artikel ini ada tautan afiiliate-nya. Kalau kamu membeli produk yang aku rekomendasikan dari link tersebut, aku akan bakal sedikit kecipratan dari pembelianmu. Tenang aja, uang yang kamu keluarkan gak akan lebih banyak dari normal. Justru si penjual yang nanti bakal bayar komisi ke aku wkwk. Aku ucapkan terima kasih ya karena sudah tertarik dan percaya dengan produk-produk yang aku review 🙏🏻

Judul Game: STUFFED
Penerbit: TheGamePublisher.com
Pengembang: Waving Bear Studio
Platform: Steam & Xbox (Crossplay didukung)
Premis dan Tema yang Unyu nan Sederhana
Sebagai guardian bear (buka guardian angels ya 😆), kamu akan berpatroli di sekitar rumah—mulai dari koridor, ruang keluarga, kamar mandi, kamar orang tua, hingga halaman belakang rumah—demi melindungi pintu kamar si gadis kecil dari ancaman mainan kerasukan dan monster bayangan.
Perlengkapan tempur yang akan kamu bawa cukup simple. Pistol dan senapan yang terbuat dari gabungan mainan dan alat tulis yang biasa kamu punya di rumah. Misalnya, senapan mesin yang terbuat dari buku komik, karet, dan kaleng minuman soda, hingga grenade launcher yang terbuat dari mercon 🎆
Mekanik permainannya sangat standar untuk genre shooter. Lari, lompat, tembak, dan lempar granat—semuanya aksi tipikal dari genre game shooter. Hal ini tentu bukan berarti game STUFFED menjadi game yang biasa aja.
Justru hal ini mempermudah setiap kalangan memainkan game ini bersama keluarga, pasangan, maupun teman mulai dari anak-anak hingga dewasa berkat daya tarik dari tema yang Aku ceritakan di atas tadi.
Gameplay Loop yang Simple tapi Works
Selain itu, gameplay loopnya sederhana dan mekanik rumit tidak menyibukkan kita.
Setiap ronde kamu akan menghadapi musuh. Musuh-musuh yang kamu habisi akan menghasilkan uang dan XP yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kemampuan boneka beruang kamu, senjatamu, maupun barang-barang yang kamu bawa seperti Peralatan Perbaikan Pintu, Granat, atau Healing Item.
Ketika levelmu naik, kamu bisa memilih salah satu dari tiga upgrade yang tersaji secara acak, seperti peningkatan health maksimum, peningkatan jumlah peluru, atau kecepatan gerak.
Uang yang kamu dapatkan bisa kamu pakai untuk membeli perlengkapan pada tiap-tiap ruangan rumah yang juga kamu buka dengan menghabiskan uangmu.
Tentu saja dalam genre game shooter survival seperti ini, semakin jauh kamu bertahan, semakin sulit musuh-musuh yang bermunculan.
Untungnya. upgrade karakter, perlengkapan, dan item yang lebih powerful tentu mampu menyeimbangkan pengalaman kamu.
Agar kamu mudah bergerak, ada teleporter yang bisa kamu akses pada setiap ruangan agar kamu cepat kembali melindungi pintu kamar gadis kecil. Sewaktu-waktu ketika segerombolan musuh terlanjur menembus pertahanan kamu.
Setiap akhir sesi permainan, kamu akan mendapatkan koin khusus yang bisa kamu pakai untuk membeli skin dan kostum beruang serta senjata yang bisa kamu pamerkan ke teman-teman kamu.
Visual dan Musik yang Mendukung Syarat
Secara visual game STUFFED sudah cukup mendukung betapa absurd dan sureal-nya game ini. Warna yang cerah dan layout ruangan yang gak make sense dan berantakan betul-betul menggambarkan situasi alam mimpi seorang gadis kecil.
Musik yang tersaji bisa Aku bilang lebur ke dalam latar belakang akibat tegangnya aksi tembak-menembak yang akan kamu hadapi seiring bertambahnya ronde permainan.
Berkaitan dengan pengalaman bermainnya, visual dan audio cue pada STUFFED menurutku kurang cukup memacu dopamin.
Maksudnya gini, tiap tembakan peluru BB pellet yang mengenai mainan, apalagi monster bayangan itu Aku rasa kurang cukup menonjol.
Sehingga Aku terkadang bingung apakah tembakan, ledakan granat, apalagi pukulan tangan busa ini sudah cukup mengenai mainan dan monster itu.
Secara spesifikasi, game ini punya syarat minimum sistem yang cukup ringan.
Tapi entah mengapa dalam sistem yang aku punya, STUFFED terasa berat, lho, buat aku mainkan.
Dengan Laptop Legion 5 Pro, menurutku game ini seharusnya bisa berjalan dengan setting medium dengan resolusi 1080p sambil melakukan recording 1080p 30fps.









Potensi dari STUFFED?
Sebagai game yang rilis pada pertengahan tahun 2024 ini, STUFFED cocok banget jadi game dalam library kamu yang bisa kapan aja kamu buka.
Saat ada teman-teman atau saudara yang bosen dan ngajak main game coop, dan kalau mereka suka sama genre shooter, STUFFED cocok buat kalian jalankan.
Sayangnya menurutku STUFFED menyediakan sedikit sekali insentif untuk memotivasi Aku agar bisa bermain lebih jauh, lebih lama.
Dengan formula horde-shooter yang menegangkan ini, sayang sekali developer tidak memberikan upgrade permanen yang bisa kamu beli dengan koin khusus yang kamu dapatkan dari akhir sesi permainan ala-ala game roguelike.
Tentu saja hal ini akan mengubah genre dari game ini, tapi menurutku genre roguelike begitu populer sehingga apabila satu ciri khas ini masuk ke permainan, bisa meningkatkan value replayability dari STUFFED.
Selain itu, kurangnya mode permainan juga menurutku kurang memberikan variasi dan replayability. Semoga kedepannya, pengembang akan menyajikan lebih banyak mode dan fitur baru yang bisa meningkatkan keseruan dari STUFFED.
Tapi tanpa adanya hal-hal yang baru Aku mention tadi, tidak mengurangi value dari STUFFED ini, kok.
Aku masih membutuhkan banyak waktu untuk mengetahui seberapa jauh ke dalam permainan aku bisa bertahan melawan monster nightmare yang bakal menjebol pintu si gadis kecil.
Belum lagi mode co-op yang sama sekali belum aku coba hingga penulisan artikel ini. Itulah mengapa Aku belum menyinggung bagaimana experience multiplayer co-op dari STUFFED, padahal Aku sudah seberapa sering mengangkat fitur ini.
Kesimpulan
Membandingkan STUFFED dengan game horor hardcore yang punya ketegangan maksimum itu gak apple-to-apple. Namun pada genre horror-comedy, game ini punya tempatnya tersendiri.
Cocok buat kamu yang lagi nyari pengalaman horor ringan tapi tetap punya daya tarik unik, STUFFED bisa kasih pengalaman berbeda yang asik dan seru buat kamu coba bareng teman, keluarga, maupun secara solo.
Tinggalkan Balasan